Slide-1

Bersama Melawan Corona

Slide-2

Juara Best Design Robotic Mobile Tingkat Nasional 2018

Slide-3

Medali Perak Bidang Kimia Terintegrasi KSM Nasional di Bengkulu Tahun 2018

Slide-4

Wisuda Purna Siswa dan Pengukuhan Kelulusan Prodistik ITS 2019

Slide-5

Aksi Drum Band Kanjeng Jimat dalam Pawai Budaya dan Pembangunan HUT RI ke-74

Rabu, 12 Desember 2018

Kelas X Class Meet, Kelas XI Tour, Kelas XII PM


            MAN 2 Nganjuk – Usai penilaian akhir semester (PAS) yang berakhir Sabtu, 8 Desember 2018 lalu kelas X mengikuti class meeting, dan kelas XI tour ke Bali dan beberapa tempat lainnya, dan kelas XII pengabdian masyarakat (PM) di Desa Sudimoroharjo, Kec. Wilangan.

            Class meeting dimulai pada Sela
sa, 11 Desember 2018 dan berakhir hari Jumat 14 Desember 2018. Bidang yang dilombakan meliputi bidang kesenian, olah raga, dan hadrah. Tour kelas XI berangkat Senin - Jumat, 10-14 Desember 2018. Kemudian, PM di Sudimoroharjo dilaksanakan Selasa - Jumat, 11-14 Desember 2018.
           
Ketiga kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun. Khusus PM, kali ini merupakan tahun ke-6 dilaksanakan. Jika tahun-tahun sebelumnya PM dilaksanakan tiga hari dua malam, tahun ini empat hari tiga malam. Peserta PM seluruh siswa/siswi kelas XII sejumlah 296. Jumlah itu dibagi menjadi 16 kelompok dan ditempatkan di 16 RW di Dusun Sudimoroharjo. Setiap kelompok tebrdiri atas 18 sampai 19 siswa/siswi.
           
Bidang utama kegiatan PM, yakni bimbingan belajar siswa/siswi SD, bidang keagamaan, dan bidang bakti sosial. Siswi/siswi diminta untuk memilih salah satu bidang sesuai minatnya. Agar lebih meriah, di hari ketiga dilaksanakan lomba-lomba untuk anak SD. Lombanya meliputi cerdas cermat, tartil dan fashion show. (pg).

Selasa, 11 Desember 2018

Tulis Keunikan Klenteng, Siswi MAN 2 Raih Peringkat 3 KTI Sejarah

Bu Roi dan Alfina

            MAN 2 Nganjuk – Alfina Nur Zahro XII BCA peringkat 3 lomba karya tulis ilmiah (LKTI) sejarah tingkat Kab. Nganjuk yang diadakan oleh Dinas Periwisata (11/12). Lomba tersebut diikuti oleh siswa/siswi SMA/SMK/MA se-Kab. Nganjuk. Total ada 26 peserta dari jenjang tersebut. Fina (sapaan akrabnya) menulis judul Situs Raja Semut sebagai Tempat Peribadatan di Klenteng (Suatu Kajian Keunikan Klenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro).
            “Selama penulisan karya saya harus menemui narasumber untuk wawancara. Pernah narasumbernya sibuk sehingga tidak bisa membuat janji untuk bertemu. Apalagi saya dan guru pembina hanya persiapan sekitar 2 minggu menjelang lomba,” kata Fina.
            Bu Roi selaku pengajar sejarah dan pembina Fina dengan sabar membimbing Fina dalam waktu yang singkat. Fina yang kelahiran Malang, 7 Mei 2001 ini gemar menulis. Baik fiksi maupun non-fiksi. Sebelumnya dia juara 3 lomba penulisan cerpen se-eks-Karisidenan Kediri beberapa waktu yang lalu. (pg).

Selasa, 27 November 2018

Pembina Jurnalistik: Sikapi Hoax secara Benar


           
           MAN 2 Nganjuk – Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 2 Nganjuk menyelenggarakan pembinaan jurnalistik remaja di salah satu ruang kelas (23/11). Pembinaan jurnalistik ini diikuti oleh perwakilan kelas X, XI, dan XII serta rekan-rekan jurnalistik kelas X dan XI. Kegiatan dengan tema “Menyikapi Hoax” ini dimulai pukul 13.00 s.d. 14.30.
            “Sejarah mencatat hoax ada sejak tahun 1661. Hoax mulai ramai di Indonesia beberapa tahun terakhir, seiring peningkatan penggunaan sosial media seperti whatsapp, facebook, instagram, dan lain-lain. Hoax atau dikenal dengan berita bohong bisa menimbulkan dampak buruk. Misalnya, keresahan, ketakutan, dan kekhawatiran. Penting bagi kita untuk menyikapi hoax secara benar. Misalnya jika itu hoax jangan ikut-ikutan menyebarkan,” kata Bapak Puguh saat menyampaikan materi. 
          Pembinaan jurnalistik ini kali kedua dilaksanakan oleh ekstrakurikuler jurnalistik. Harapannya, tahun-tahun berikutnya kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan dengan tema-tema terpilih yang mutakhir. (pg).
Geleri foto: 


Selasa, 06 November 2018

Robotika MAN 2 Nganjuk Juara 1 Best Design Rescue Robot Mobile 2018

Pembina robotika MAN 2 Nganjuk (foto kiri) dan tim robotika MAN 2 Nganjuk

            MAN 2 Nganjuk – Tim robotika MAN 2 Nganjuk juara 1 Best Design Rescue Robot Mobile tahun 2018 di Depok Town Square, Jawa Barat (3-4/11). Mereka adalah Moh. Rizky Rahman dan Wildan Taufiqie D., keduanya duduk di kelas di kelas XII BCA (Kelas IPA) dan A. Badru Munir kelas XII IPA 2 yang khusus sebagai teknisi robot.     Sebelumnya mereka lolos seleksi untuk ke tahap nasional pada 21 Oktober 2018.
“Kami butuh persiapan yang panjang untuk lomba ini. Apalagi ini tingkat nasional yang diadakan oleh Kemenag Pusat. Kami berulang kali memprogram robot sampai betul. Pemrograman ini penting agar robot mampu bergerak secara benar,” terang Rizky yang beberapa kali mengikuti lomba robot.
            “Kompetisi kali ini terbilang kategori baru bagi kami. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Misalnya pemilihan sensor led. Beberapa kali saya mencoba sensor yang responsif. Sampai akhirnya mendapatkan sensor yang tepat pada robot,” tutur Wildan.
            Kompetisi robot madrasah ini diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Kompetisi tahun ini merupakan tahun ke empat. Kompetisi ini diikuti oleh jenjang MI, MTs sampai MA.
Dikutip dari situs resemi, ajang ini merupakan kompetisi dan otomasi tingkat madrasah se-Indonesia. Mulai dari menemukan ide, merakit atau merancang, mengoperasikan hingga menemukan teknologi baru di bidang robotika dan otomasi sampai cara mempresentasikan atau meyakinkan bahwa robot yang dirancang memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. (pg)


Kamis, 01 November 2018

3 Siswi MAN 2 Nganjuk Juara dalam Bulan Bahasa 2018


Dari kiri: Novita, Alfina, Bu Titik (pembina), dan Fitri

            MAN 2 Nganjuk – 3 siswi MAN 2 Nganjuk raih juara dalam Bulan Bahasa Tadris Bahasa Indonesia 2018 yang diselenggarakan oleh Jurusan Tadris IAIN Tulungagung (29/10). Mereka adalah Erlina Novita Sari (XII BCS) juara 1 lomba menulis puisi, Alfina Nur Zahro (XII BCA) juara 3 lomba menulis cerita pendek (cerpen), dan Fitri Nur Alifah (XII BCS) juara 3 lomba menulis puisi. Mereka diumumkan sebagai juara setelah diumumkan melalui sosial media di akun panitia pada 26 Oktober 2018. Kemudian, 29 Oktober 2018 mereka diundang untuk membacakan puisi dan serah terima piala.
            “Saya tahu mereka berpotensi. Saya mendorong mereka untuk mengembangkan potensinya melalui lomba ini. Sebagai pengajar bahasa Indonesia, saya mendorong mereka agar membuat karya sepenuh hati,” ungkap pembina sekaligus pengajar bahasa Indonesia, Bu Titik.
            “Awalnya saya pesimis dengan puisi saya yang berjudul Mengingat Masa. Namun, saya teringat tulisan dari sebuah buku. Jangan takut mencoba. Prestasi tidak memandang dari mana seseorang berasal. Sang juara ialah mereka yang bertekad baja dan berkalung tabah serta mengerti untuk apa Tuhan memberi kesempatan untuk jatuh,” tutur Novi yang juga gemar membaca.
            “Puisi berjudul Kontra Jiwa dalam Dua Masa ini menceritakan perbedaan pemuda jaman dulu dan pemuda jaman sekarang. Saya tidak menyangka bisa juara 3. Lomba ini merupakan kali pertama bagi saya. Banyak hal yang bisa saya ambil pelajaran dari lomba ini,” ucap Fitri yang puisinya pernah di muat di majalah sekolah ini.
            “Cerpen saya berjudul Man Jadda Wa Jadda menceritakan seorang pemuda yang dalam menggapai impiannya mengalami banyak cobaan. Cobaan yang datang dari orang tua, keadaan ekonomi dan kisah asmara,” kata Alfina yang sekarang duduk di kelas XII. (pg)

Selasa, 30 Oktober 2018

214 Guru MA Se-Kab. Nganjuk Ikuti APKGM


           
Peserta APKGM di salah satu ruang
             MAN 2 Nganjuk – 214 guru tingkat madrasah aliyah se-Kab. Nganjuk mengikuti Asesmen Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah (APKGM) di MAN 2 Nganjuk (30/10). APKGM dimulai pukul 12.30 WIB. Waktu pengerjaan APKGM 120 menit. Peserta APKGM datang sebelum pukul 12.30 WIB. Setiap ruang diisi oleh 30 orang peserta APKGM. Panitia menyediakan 7 ruang. Setiap ruang terdapat satu orang pengawas. Tidak semua guru menjadi peserta APKGM. Hanya guru-guru tertentu yang memenuhi syarat yang bisa mengikutinya. 
            “Sesuai instruksi peserta APKGM mengerjakan soal secara on line menggunakan telepon seluler (ponsel), bukan laptop. Karena itu, ponsel harus terhubung dengan internet. Peserta pun tidak diperkenankan menggunakan meja, tetapi cukup sebuah kursi untuk tempat duduk,” ucap salah satu panitia.
            Aplikasi APKGM dibuat dengan tujuan memetakan kompetensi guru-guru madrasah melalui penilaian secara on line dengan menggunakan ponsel berbasis android. Berdasarkan peta kompetensi tersebut akan diketahui kelebihan dan kekurangan guru. Selanjutnya, akan dilakukan pembinaan sesuai dengan tingkat kemampuan dan ruang lingkup pembinaan kompetensi masing-masing. (pg)

Sabtu, 27 Oktober 2018

Milad MAN 2 Nganjuk Ke-25 Tahun 2018

Sholawat dalam rangka milad MAN 2 Nganjuk ke-25

MAN 2 Nganjuk – MAN 2 Nganjuk menyelenggarakan beberapa kegiatan selama tiga hari dalam rangka milad atau hari jadi ke-25 (25-27/2018). Hari pertama diselenggarakan tasyakuran dan dilanjutkan dengan seminar dengan tema Strategi Madrasah di Era Milenial Menuju Madrasah Hebat Bermartabat. Seminar menghadirkan narasumber dari Kemenag, yakni Kakankemenag Kab. Nganjuk Dr. Taufiqurahman. Seminar diikuti oleh bapak ibu guru beserta staf TU.
            “MAN 2 Nganjuk telah berusia 25 tahun sejak di negerikan pada 25 Oktober 1995. Selama itu, banyak prestasi baik akademis maupun nonakademis yang ditorehkan, khususnya dari siswa/siswi MAN 2 Nganjuk. Terakhir, siswa bernama Zainul memperoleh medali perak dalam ajang KSM nasional di Bengkulu pada akhir September 2018 lalu. Semoga MAN 2 Nganjuk selalu bisa meningkat sebagai lembaga pendidikan,” papar Kepala MAN 2 Nganjuk saat memberikan sambutan dalam seminar.
            Hari kedua, 26 Oktober 2018, dilaksanakan jalan santai yang diikuti oleh seluruh siswa/siswi serta bapak ibu guru serta staf TU. Jalan santai berakhir sekitar pukul 09.00 WIB. Dilanjutkan dengan hiburan dari ekstrakurikuler kesenian dan pembagian hadiah. Hadiah utama berupa dua buah sepeda dan sebuah kulkas. Lalu ada kompor gas, kipas angin, jam dinding, dan hadiah-hadiah hiburan lainnya. Di saat yang hampir bersamaan diadakan lomba menghias tumpeng dan lomba membuat logo dengan tema milad MAN 2 Nganjuk.
            Hari ketiga, 27 Oktober 2018, diadakan sholawat pada pagi hari. Kemudian, diadakan lomba stand bazar dari setiap kelas. Pada saat yang sama setiap ekstrakurikuler menampilan pentas seni. Ada yang yang menampilkan tarik suara, drama, dan peraturan baris berbaris. (pg).

Jumat, 26 Oktober 2018

Galeri Foto Milad MAN 2 Nganjuk Ke-25

GALERI FOTO MILAD MAN 2 NGANJUK KE-25 TAHUN 2018
25 - 27 OKTOBER 2018
         












Galeri foto:


























































resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut